Untuk siapa
Untuk pemilik toko daring, pengelola katalog marketplace, penulis konten merek, dan tim pemasaran yang ingin memperjelas deskripsi produk tanpa mengarang keunggulan atau mengubah fakta dari pemasok.
Mulai dari spesifikasi, lalu jelaskan kegunaannya
Sebelum merevisi, pisahkan bahan sumber menjadi fakta terverifikasi, manfaat yang didukung fakta, dan informasi yang belum tersedia. Fakta mencakup bahan, dimensi, kapasitas, pilihan warna, isi kemasan, serta petunjuk perawatan. Manfaat menjawab pertanyaan pembeli: apa gunanya fitur tersebut dalam pemakaian sehari-hari? Informasi yang belum tersedia harus ditanyakan kepada pemasok, bukan dilengkapi dengan tebakan.
Misalnya, adanya kantong terpisah bisa dijelaskan sebagai tempat menyimpan barang kecil. Namun, jangan mengubahnya menjadi “kantong antimaling” tanpa bukti desain atau pengujian. Demikian pula, bahan poliester tidak otomatis berarti produk tahan air. Hubungan antara fitur dan manfaat harus jelas, bukan sekadar terdengar meyakinkan.
Saat menyiapkan teks untuk Humanizely, sertakan batasan penyuntingan bersama draf: pertahankan semua angka, jangan tambah klaim, dan jangan hilangkan kekurangan produk. Setelah revisi, cocokkan kembali nama model, satuan, serta varian dengan lembar spesifikasi. Angka yang tampak kecil, seperti selisih ukuran atau jumlah komponen, bisa mengubah keputusan pembelian.
Pilih bahasa Indonesia yang sesuai dengan etalase
Bahasa katalog tidak perlu menjadi bahasa percakapan yang berlebihan. Untuk kebanyakan produk, kalimat langsung seperti “Tutup dapat dilepas agar bagian dalam mudah dijangkau saat dibersihkan” lebih berguna daripada “Solusi revolusioner untuk pengalaman terbaik Anda”. Kurangi kata sifat kosong dan pilih kata kerja yang menjelaskan fungsi.
Sesuaikan sapaan dengan gaya toko. Jika merek menggunakan “Anda”, jangan tiba-tiba beralih ke “kamu” pada paragraf berikutnya. Istilah asing boleh dipertahankan jika memang menjadi nama fitur resmi, tetapi tambahkan penjelasan bila pembeli mungkin tidak mengenalnya. Jangan menerjemahkan kode model, nama varian resmi, atau istilah teknis secara sembarangan.
Letakkan jenis produk dan pembeda utamanya di awal. Untuk pencarian seperti “tas selempang kanvas”, gunakan frasa itu secara wajar, bukan mengulangnya di setiap kalimat. Lanjutkan dengan kegunaan, rincian spesifikasi, dan batasan pemakaian. Urutan ini memudahkan pembeli memindai informasi pada layar ponsel tanpa harus melewati pembukaan panjang yang tidak menjawab kebutuhan mereka.
Tinjau hasil mode Standard sebelum menerbitkan
Pakai mode Standard sebagai langkah penyuntingan, bukan pemeriksaan kebenaran produk. Bandingkan teks sumber dan hasil revisi secara berdampingan. Tandai setiap perubahan yang menyentuh bahan, ukuran, kompatibilitas, garansi, atau isi paket. Jika sebuah kalimat terasa lebih menjual, periksa apakah daya tariknya muncul dari penjelasan yang lebih jelas atau dari janji baru yang tidak memiliki dasar.
Untuk kosmetik, pangan, dan produk kesehatan, kehati-hatian ekstra diperlukan. Jangan mengubah deskripsi tekstur menjadi klaim penyembuhan, atau keterangan bahan menjadi jaminan aman bagi semua orang. Cocokkan klaim dan nomor izin dengan kemasan serta sumber resmi yang relevan. Jika teks mengutip laporan uji, pertahankan rujukan dan cakupan pengujiannya; jangan memperluas hasil satu varian ke seluruh katalog.
Terakhir, baca seperti pembeli yang belum mengenal produk. Apakah aksesori dalam foto ikut dijual? Apakah ukuran menunjukkan dimensi luar atau ruang penyimpanan? Jika jawabannya belum tersedia, lengkapi datanya terlebih dahulu. Kalimat natural tidak dapat menggantikan informasi yang hilang.